Orang Tua, Kenali Perkembangan Bayi Mulai dari Fase 0 – 12 Bulan!

Orang Tua, Kenali Perkembangan Bayi Mulai dari Fase 0 – 12 Bulan! Perkembangan bayi – setelah menjalani proses kehamilan dan proses persalinan dengan lancar. Kini fokus orang tua adalah bagaimana cara merawat dan membesarkan bayi yang baru saja dilahirkan. Tentu saja kehidupan seorang ibu menjadi lebih sibuk begitu sang buah hati lahir ke dunia. Dari yang semula bisa tidur malam dengan nyenyak, semenjak kehadiran sang buah hati akan menjadi sering terbangun di malam hari.

Perkembangan Bayi

Perkembangan Bayi

Meski cukup repot dan melelahkan, namun pada kenyataannya semua orang tua sangat menyukai fase ini dan bahkan ada kebahagiaan tersendiri melihat sang buah hati mengalami tumbuh kembang setiap harinya. Perkembangan bayi sangatlah cepat, untuk itu penting bagi seorang ibu untuk mengetahui tahapan perkembangan bayi usia 0 – 12 bulan supaya ibu bisa mempersiapkan diri untuk mengambil peran di masa perkembangannya.

Perkembangan bayi pada usia 1 – 3 bulan

Usia ini merupakan fase paling awal bagi perkembangan bayi 1 bulan. Pada awal usia (1 bulan), bayi mulai bisa melakukan gerakan – gerakan sederhana dimulai dari menggerakkan kepala ke kanan dan ke kiri. Tangan mulai bisa mencengkeram dengan kuat dan bisa melakukan kontak mata begitu ia melihat gerakan.  Memasuki usia 2 bulan, bayi sudah bisa untuk mengepalkan tangan dan melayangkan pukulan ke arah tak menentu, memainkan jari – jemari mungilnya, tersenyum, dan bisa sejenak menahan kepalanya ketika telungkup. Di usia 3 bulan, bayi pun sudah mulai lebih aktif dalam melakukan gerakan seperti memegang atau mengambil objek, menghisap jari tangan, bergumam, dan bahkan bisa mulai tertawa merespon reaksi orang – orang sekitar.

Perkembangan bayi pada usia 4 – 6 bulan

Di usia 4 bulan ini bayi sudah mulai bisa mengangkat tangannya sebagai isyarat minta untuk digendong. Mereka juga bisa menggenggam objek dengan baik, tertawa lebih keras, dan mulai belajar duduk dengan menggunakan kedua tangan sebagai tumpuan. Setelah memasuki usia 5 bulan, perkembangan bayi 5 bulan semakin menggemaskan di mana mereka mulai aktif berguling ke satu sisi badan. Mencoba  untuk bisa memindahkan benda – benda tertentu, dan menjangkau orang tua. Kadang mereka akan menangis bila ditinggalkan. Bayi bisa berguling sempurna ke sisi kanan maupun kiri ketika ia sudah memasuki usia 6 bulan, mulai banyak berceloteh, dan mereka mulai bisa mengenali wajah orang tuanya, pengasuh, maupun orang – orang yang ada di sekitar.

Perkembangan bayi pada usia 7 – 9 bulan

Perkembangan bayi 7 bulan bisa terlihat dengan mulai merangkak, belajar duduk dengan bantuan atau tanpa bantuan penopang, dan juga mereka mulai bisa memberikan respon orang lain. Pada usia 8 bulan mereka lebih aktif lagi yakni bisa bertepuk tangan, memberikan respon lebih seperti ketika dipanggil langsung melihat, duduk tanpa bantuan, dan mulai bisa diajak bermain cilukba. Orang tua harus mulai menaikkan perhatian begitu bayi memasuki usia 9 bulan karena di usia ini mereka mulai belajar berdiri. Tidak jarang mereka akan takut jika bertemu dengan orang asing.

Bagaimana Fase Terakhir Perkembangan Bayi?

Perkembangan bayi pada usia 10 – 12 bulan

Fase terakhir, mereka mulai bisa berdiri di usia 10 bulan ini dan mulai aktif bermain. Anda juga akan mulai mendengar sebutan ‘mama atau papa’ ketika bayi anda sudah di usia 11 bulan. Sedangkan di usia 12 bulan, kini saatnya mereka lebih mandiri yaitu mulai bisa berdiri tanpa bantuan atau mungkin melangkahkan kaki, belajar memasukkan tangan ketika dipakaikan baju, dan mulai bisa mengucapkan 2 – 3 kata.

Itulah perkembangan bayi mulai dari usia 0 – 12 bulan. Penting bagi orang tua, terutama ibu untuk mempersiapkan diri menghadapi perkembangan mereka. Mendukung asupan nutrisi bayi juga akan sangat membantu dalam mempercepat proses pertumbuhan dan perkembangan bayi Anda.